Yesaya 55:6-13 | Anjuran untuk kembali pada-Nya

Ayat emas
(9) “Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu”

Renungan
Struktur pada bagian ini:
6-7     Anjuran untuk kembali kepada Allah
8-11   Alasan mengapa kita harus kembali kepada Allah
12-13 Akibat ketika kita kembali kepada Allah.
Pada ayat 6 berbeda dengan ayat (1). Pada ayat 1 dinyatakan akan panggilan Allah pada umat-Nya dan di ayat 6, Allah mengembalikan pilihan kepada umat-Nya apakah mereka tetap mau menyembah Yahweh atau mereka tetap menyembah ilah lain. Bangsa Israel bukanlah bangsa yang masih kanak-kanak sehingga Tuhan terus mendikte bangsa Israel. Ada waktunya Tuhan juga membiarkan bangsa Israel mengambil sebuah keputusan untuk menyembah Allah yang benar atau ilah yg hanyalah buatan manusia. (7) tangan Tuhan tetap terbuka jikalau orang Israel mau datang pada-Nya termasuk orang jaman sekarang yang mau memperbaiki hidup (Bertobat) atau memperbaiki relasi dengan Tuhan secara pribadi.
Pada ayat 8-11 memberikan alasan mengapa kita harus kembali pada Allah. Alasan-alasan tersebut adalah:
1. Rancangan Tuhan berbeda dengan rancangan kita (8)
2. Pola pikir Tuhan bukanlah pola pikir kita (8)
3. Kita hanya bisa berpikir untuk 1-5 tahun ke depan tetapi Tuhan sudah menentukan hidup kita sebelum dunia diciptakan. (9)
4. Rancangan Tuhan tidak hanya untuk kepentingan pribadi melainkan melalui diri kita orang lain juga diberkati. (10)
5. Rancangan Tuhan merupakan rancangan yang konsisten dan tidak bisa digagalkan oleh rancangan manusia. (11)
Jadi bukanlah hal sukar ketika kita mau kembali pada-Nya dan tidak ada excuse atau tidak perlu pikir panjang lagi untuk kita bisa kembali pada-Nya.
Bagian ini ditutup dengan sebuah akibat ketika kita akan mengikut Dia dan kembali pada-Nya. Penyertaan Tuhan dan pemeliharaan Tuhan akan tetap ada bagi orang percaya yang mau turut bagian dalam panggilan-Nya.

Aplikasi
Kembali meningkatkan pola HBT (Hidup Bersama Tuhan) dan lebih menikmati waktu teduh yang ada sehingga pelayanan atau aktifitas yang dikerjakan bukanlah sekedar kegiatan untuk mengisi kesibukan melainkan boleh menjadi berkat bagi orang lain dan yang lebih utama hidup kita bisa seturut dengan apa yang Tuhan mau.
Amin
GBU
^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s