Yesaya 54:11-17 │Tertindas tetapi terhibur

Ayat emas:

(11) “Hai yang tertindas, yang dilanggar angin badai, yang tidak dihiburkan! Sesungguhnya, Aku akan meletakkan alasmu dari batu hitam dan dasar-dasarmu dari batu nilam.”

Renungan:

Ada banyak hal yang menyebabkan orang merasa tertindas atau memang karena ditindas. Faktor-faktornya antara lain:

  1. Karena dia ingin menyatakan kebenaran.
  2. Konsekuensi karena kesalahan sendiri
  3. Keberadaan yang minoritas atau seorang diri.

Kondisi yang dialami oleh bangsa Israel karena faktor yang kedua. Oleh karena mereka menyembah allah lain maka Allah membuang mereka ke tanah Babel. Akan tetapi Tuhan telah membawa mereka pulang dari tanah penjajah dan kembali ke tanah meraka sendiri.

Pada bagian ini, Yesaya ingin memberikan pernyataan tentang pemeliharaan Tuhan dan penghiburan bagi umat-Nya.

Ayat 11-13, bagian penghiburan yang membangun fondasi diri. Tuhan menghibur kita dengan mengokohkan hidup kita. Dia membangun sebuah dasar dari batuan yang kuat, Dia mendirikan tembok dan pagar dari batuan yang mulia dan berharga. Benda-benda batuan yang mahal ini menunjukkan kemurahan Tuhan terhadap umat-Nya.

(11) “yang tertindas” ini secara puitis sejajar dengan “hai si mandul” dari ay 1. Keduanya merujuk pada orang-orang yang kembali dari pembuangan.

(13) “Semua anakmu akan menjadi murid TUHAN” Ini terdengar sangat mirip Yer 31:34 (yaitu, “perjanjian baru”). Yesus mengutip ayat ini dalam Yoh 6:45 yang berhubungan dengan Bapa yang menarik orang percaya / murid kepada diri-Nya melalui Yesus.

(14) Ada 4 bentuk pemeliharaan Tuhan, antara lain: 1. Engkau akan ditegakkan di atas kebenaran 2. Engkau akan jauh dari pemerasan 3. Engkau tidak usah lagi takut 4. Engkau akan jauh dari kekejutan. Bagian ini seharusnya sudah menguatkan setiap kita yang melayani Tuhan. Tidak ada lagi excuse bagi kita dalam melayani Tuhan.

Aplikasi:

Belajar untuk sadar akan pemelihahaan Tuhan dalam hidup saya sehingga harusnya membuahkan pelayanan yang lebih baik. Selain itu juga tidak perlu takut kalau memang harus menyatakan kebenaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s